Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Guru Wali
Berdasarkan Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, khususnya Pasal 9, 14, dan 18, berikut kami coba buat rangkuman Tupoksi Guru Wali.
1. Dasar Hukum
-
Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru
-
Berlaku mulai Tahun Ajaran 2025/2026
-
Mengatur beban kerja guru, termasuk penugasan sebagai Guru Wali
2. Definisi Guru Wali
Guru mata pelajaran yang diberi penugasan untuk melakukan pendampingan kepada murid, mulai dari saat terdaftar di sekolah hingga lulus, dengan fokus pada:
-
Pendampingan akademik
-
Pengembangan kompetensi dan keterampilan
-
Pembentukan karakter murid
3. Tugas Pokok Guru Wali (Pasal 9 ayat (2))
-
Pendampingan Akademik
-
Memantau perkembangan belajar
-
Membantu mengatasi kesulitan akademik
-
Berkoordinasi dengan guru mata pelajaran
-
-
Pengembangan Kompetensi & Keterampilan
-
Mendorong prestasi akademik dan non-akademik
-
Memberi motivasi dan peluang pengembangan diri
-
-
Pembentukan Karakter
-
Menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan etika
-
Memberikan teladan dan bimbingan perilaku positif
-
4. Mekanisme Pelaksanaan
-
Guru wali mendampingi satu kelompok murid sampai lulus
-
Melaksanakan tugas berkolaborasi dengan:
-
Guru Bimbingan dan Konseling (BK)
-
Wali Kelas
-
-
Ditetapkan oleh Kepala Sekolah dengan memperhitungkan jumlah murid dan ketersediaan guru mata pelajaran (Pasal 18 ayat (2))
5. Hak dan Beban Kerja
-
Ekuivalensi beban kerja: 2 jam tatap muka/minggu (Pasal 14)
-
Termasuk dalam perhitungan 37 jam 30 menit kerja/minggu
-
Tidak menggantikan kewajiban mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu
6. Kolaborasi & Pelaporan
-
Bekerja sama dengan guru lain untuk penanganan masalah murid
-
Menyampaikan laporan perkembangan murid kepada:
-
Kepala sekolah
-
Orang tua/wali murid
-
Guru BK
-
7. Tujuan Penugasan Guru Wali
-
Meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan karakter
-
Memberikan perhatian personal kepada murid
-
Memastikan murid berkembang secara utuh: akademik, keterampilan, dan kepribadian
8. Ringkasan Peran Guru Wali
| Peran | Keterangan |
|---|---|
| Pembimbing | Membantu murid mengatasi masalah belajar |
| Motivator | Memberi dorongan dan inspirasi |
| Mediator | Menjembatani komunikasi murid–guru–orang tua |
| Teladan | Menjadi contoh sikap dan perilaku |
Komentar
sayangnya sementara ini guru wali belum begitu berperan hanya sekedar pemenuhan jam dan validasi infogtk
Semoga guru wali dapat memudahkan Peserta Didik dalam mencapai cita2 nya untuk melanjudkan pendidikannya sesuai dengann yang diharapkan
kalau dilaksanakan dengan maksimal tugas guru wali akan sangat bermanfaat bagi peserta didik yang telah dibimbing
Sangat bagus ini dilaksanakan sejak dini Krn sangat mmbntu utk pendidikan karakter anak dan perkmbngan prestasi anak ok
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KepKaBSKAP Nomor 046/H/KR/2025: Acuan Terbaru Capaian Pembelajaran di Satuan Pendidikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendid
Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026
Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Dalam upaya mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menerbitkan Sura
4 Tahun Perjalanan SPMB SMAN 1 Kurik: Wujudkan Transformasi Digital Pendidikan yang Transparan dan Efisien
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, aplikasi SPMB SMAN 1 Kurik kini telah resmi memasuki tahun ke-4 dalam melayani masyarakat. Perjalanan yang dimulai sejak tahun 2023 hingga pro
Update Terbaru! Aturan Tunjangan Guru dalam Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026
Mengenal Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026, Angin Segar Kesejahteraan Guru? Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi menetapkan aturan terbaru mengenai kesejahteraan guru mela
Dari Kelas ke Dunia Digital, Belajar, Berkarya dan Berinovasi
Transformasi Pendidikan di Era Digital Di era globalisasi saat ini, penguasaan teknologi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Sekolah sebagai garda terdepan pendidikan memil
Mantap